Sonia Sugian bagikan pengalaman dari Kairo, dorong peran perempuan dan generasi muda untuk Indonesia Emas 2045

Anggota DPRD Kabupaten Sumedang yang juga tergabung dalam Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI), Sonia Sugian.
Iwan Rakhmat/SUMEDANGONLINE
Anggota DPRD Kabupaten Sumedang yang juga tergabung dalam Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI), Sonia Sugian.

Sumedang, 22 April 2026 – Anggota DPRD Kabupaten Sumedang yang juga tergabung dalam Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI), Sonia Sugian, menyampaikan sejumlah pengalaman serta pesan kebangsaan usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Sumedang dalam rangka Hari Jadi Sumedang ke-448.

Dalam keterangannya, Sonia mengungkapkan bahwa dirinya baru saja mendapat kesempatan menjadi narasumber di luar negeri atas undangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo bersama KPPI Jawa Barat pada 11–19 April 2026.

“Alhamdulillah, pada tanggal 11 April saya diminta oleh KBRI dan KPPI Jawa Barat sebagai narasumber untuk berbicara tentang kiprah perempuan politik Indonesia di Kairo bersama mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Al-Azhar,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, ia membahas peran perempuan dalam dunia politik serta pentingnya kesadaran bela negara dan kecintaan terhadap tanah air, khususnya bagi generasi muda yang tengah menimba ilmu di luar negeri.

“Saya menyampaikan tentang kesadaran bela negara dan kecintaan terhadap Indonesia. Di tengah bonus demografi saat ini, saya berharap para mahasiswa dapat kembali ke tanah air setelah menyelesaikan studi dan ikut membangun Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Sonia juga menyampaikan bahwa dirinya mendapat sambutan hangat dari pihak KBRI di Kairo, termasuk dari Duta Besar RI, serta turut menjadi narasumber bersama perwakilan dari Kementerian Pertahanan.

“Alhamdulillah kami disambut dengan baik oleh Bapak Duta Besar. Sharing dan materi yang kami sampaikan juga dinilai sangat bermanfaat bagi para mahasiswa,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sonia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertepatan dengan momentum bulan April yang identik dengan peringatan Raden Ajeng Kartini sebagai simbol perjuangan emansipasi perempuan.

“Kartini adalah simbol emansipasi perempuan. Perjuangannya harus kita lanjutkan sesuai perkembangan zaman. Perempuan harus tetap bisa berkarya, bekerja, dan berkontribusi, namun tetap menjaga kodratnya,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan regulasi serta lingkungan yang kondusif agar perempuan dapat berperan lebih aktif dalam pembangunan bangsa.

Menutup pernyataannya, Sonia menyampaikan pesan kepada generasi muda, khususnya perempuan, agar terus mempersiapkan diri menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Generasi muda saat ini adalah aset bangsa. Pendidikan, integritas, dan dedikasi harus terus dipupuk agar mereka mampu berkontribusi dalam pembangunan Indonesia,” pungkasnya.***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak